Jumat, 22 Agustus 2008

sHalat Shubuh,,

Shalat Subuh Kita Terlambat Lagi?

Di antara sholat lima waktu, sholat shubuh punya keistimewaan
sendiri. Sholat itu dilakukan di awal perjalanan harian kita melawan
diri sendiri. Melawan kantuk dan malas. Sedang sholat-sholat lain
secara umum dilakukan dalam kondisi terjaga. Tentu dengan
pengecualian bagi mereka yang seluruh
harinya adalah tidur.

Sholat shubuh adalah kekuatan. Kekuatan yang hanya bisa didapatkan
oleh
orang-orang yang kuat. Kita menjadi benar-benar kuat bila mengambil
sumber kekuatan dari Yang Maha Kuat. Maka sholat shubuh, pada
dasarnya ini
adalah soal bagaimana mengambil energi dari langit.

Sholat shubuh adalah perlawanan. Perlawanan yang hanya bisa
dimenangkan
oleh orang-orang kuat. Ketika syetan mengubah telinga-telinga manusia
menjadi kubangan lumpur, orang-orang lemah terlelap kembali. Dan pagi
berlalu tanpa sempat mengambil energi kekuatan. Sementara orang-orang
kuat bergegas dengan semangatnya melawan tipu daya syetan, mengurai
tiga ikatan itu satu demi satu.

Sumber kekuatan harian itu dimulai dari sini. Di shubuh itu, satuan-
satuan
waktu yang kita pakai untuk bertarung menundukkan kehidupan ini
adalah
satuan harian. Maka setiap hari pula kita memasuki dunia baru, hidup
baru,
masalah baru, suasana baru, dan tantangan baru. Maka setiap hari pula
kita memerlukan kekuatan baru, kesegaran baru, semangat baru untuk
mengawali segala tantangan yang baru. Sumber kekuatan harian itu
dimulai dari sini. di shubuh ini.

Perlawanan terbesar dalam hidup dimulai dari sini. Dari perlawanan
kita terhadap diri sendiri di shubuh yang dingin dan menenggelamkan.
Setelah
itu, semuanya menjadi ringan.

Hubungannya dengan shubuh? Allah berfirman, "Sesungguhnya orang-orang
munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan
apabila
mereka berdiri untuk sholat mereka berdiri dengan malas. Mereka
bermaksud riya' (dengan sholat) di hadapan manusia. Dan tidaklah
mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali." (An Nisa':142).
Lalu Rasulullah menegaskan, sholat yang paling berat bagi orang-orang
munafik adalah sholat isya' dan sholat shubuh.

Sebuah perjuangan harus kita mulai dari sini. Di subuh ini. Bila lagi
dan lagi subuh kita terlambat, kita hanya akan melengkapi deretan
generasi belakangan yang jelek dan menyia-nyiakan sholat. Negeri ini
hanya akan bias bangkit di tangan orang-orang kuat, yang punya energi
subuh.

Semoga kita semua punya energi itu, energi subuh yang hanya dimiliki
oleh orang-orang kuat. Untuk Allah, Islam, negeri ini.. Amin.

Tidak ada komentar: